Menjaga Lingkungan Dengan Baik

Menjaga Lingkungan Dengan Baik
Lingkungan merupakan karunia Tuhan yang tak ternilai harganya. Lingkungan juga merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup, tidak adanya lingkungan maka tidak akan ada kehidupan. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita.jika kita sebagai makhluk yang berakal tidak bisa menjaga serta melestarikan kebersihan lingkungan, maka siapa lagi kalau bukan kita yang peduli terhadap hal seperti itu? Misalnya membuang sampah sembarangan. Sampah bisa diartikan sebagai kotoran, barang bekas yang sudah tidak di pakai lagi,
Sampah adalah salah satu permasalahan yang ada di negara kita, perilaku membuang sampah mungkin sudah tidak asing lagi di Indonesia. Bahkan bisa menjadi kebiasaan yang sering kita lakukan. Hal semacam itu terdengar sepele bagi kita, bahkan saat kita sedang di jalan dan ingin membuang bungkus permen kita sering berkata “ah apaan sih cuma bungkus permen” padahal bungkus permen juga bisa menimbulkan masalah yang besar contohnya tersumbatnya saluran air yang ada di jalan dan dimana-mana.
Membuang sampah sembarangan di jalan, di sungai, di manapun bisa menimbulkan masalah yang besar. Seperti banjir, tersumbatnya saluran air, kebakaran pun bisa terjadi, menimbulkan bau yang tidak sedap, menyebabkan wabah penyakit dan lain sebagainya. Akibat kita membuang sampah sembarang dapat dipastikan merusak lingkungan sekitar kita
Ada banyak penyebab manusia membuang sampah sembarangan misalanya; kurangnya tempat sampah yang di sediakan, kurangnya kesadaran pada diri sendiri bahwa membuang sampah adalah hal yang salah dan tidak wajar, faktor lingkungan juga mempengaruhi perilaku tersebut.
Kita seharusnya sadar akan hal tersebut, karena kita adalah makhluk yang berakal. Untuk meningkatkan kesadaran masayarakat terutama diri kita sendiri terhadap kebersihan lingkungan. Kita bisa melakukan pencegahan seperti; Pertama, membuang sampah pada tempatnya, baik itu sampah organik maupun non-organik, sampah yang berbentuk kecil (bungkus permen, puntung rokok, dan lain-lain) maupun besar. Kita harus tanamkan kata yang sering kita dengar “kebersihan adalah sebagian dari iman”. Sekecil apapun sampahnya kita harus membuangnya ke tempat sampah.
Kedua, lakukan kegiatan “lingkungan sehat dan bersih” di lingkungan sekitar kita. Kegiatan ini bisa di lakukan seminggu sekali atau berkali-kali dalam sebulan. Kegiatan ini harus melibatkan seluruh tokoh dalam masyarakat, terutama para pejabat sekitar karena masyarakat biasanya melihat top of bottom “yang atas aja melakukan masa kita sebagai masyarakat biasa tidak bergerak”. Atau bisa disebut kerja bakti, masyarakat bisa memulainya dengan membersihkan selokan atau saluran air setempat, membersihkan lingkungan hingga bersih dan indah, mencabut rumput-rumput liar yang tumbuh agar terlihat indah. Bagi anak kecil bisa di arjakan dengan kegiatan memanfaatkan barang bekas yang masih bisa terpakai contohnya membuat celengan dari botol bekas, melukis di kaca, memanfaatkan kayu-kayu yang sudak tidak di pakai untuk dijadikan kerajina tangan dan sebagainya.
Ketiga, lakukan kerjasama dengan pemerintah terkait tempat pembuangan sampah. Masayarakat dan pemerintah harus bekerjasama untuk menjaga lingkungan dengan baik. Pemerintah harus menyediakan tempat pembuangan sampah, baik di jalan, di pinggir sungai, maupun dimana saja. Sedangkan masyarakat harus bijak dalam menanggapi perilaku membuang sampah pada tempatnya.
Dari semua pencegahan tersebut, yang paling penting adalah tanamkan dalam diri kita sikap untuk tidak membuang sampah sembarangan karena menjaga lingkungan dengan baik akan menciptakan keindahan pada diri kita sendiri dan lingkungan sekitar.

Oleh : Nadiya Afidhah
Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stop Kasus Bullying Yang Merajalela